Selasa, 19 Oktober 2010

Inspired From - "From This Moment On"


Tadi malam, si pacar *ehem-ehem, minta saya buat download lagu-nya Shania Twain yang From This Moment On, sudah menjadi kebiasaan saya, langsung suudzon "kenapa suka lagu ini....... kenangan ama mantan ya??" *dengan sewotnya :p

He answered.. karena lagu ini ada di nikahan artis x dan y, udah gitu, maknanya dalem 'menggambarkan bahwa sejak saat pernikahan hidup kita hanya untuk pasangan kita...'


what a short sentences, but  deeply meaningful for me... bikin saya merenung, tentu hal itu bukan hal yang mudah buat seorang pria, berbagi kehidupan dan mendedikasikan kehidupannya untuk keluarga kecilnya.. Jadi teringat obrolan saya dan sahabat waktu jaman kuliah dulu, namanya Malla, saya dan malla selalu salut bila kita menemukan seorang pria muda, mapan, menarik, berani menikahi pacarnya di usia yang relatif muda (tentunya pernikahan karena dia benar-benar siap secara mental bukan pernikahan karena 'tanggung jawab')

Marriage - satu kata

Jumat, 30 Juli 2010

I know every woman's must be so strong :')

Pada tanggal 29 Juli, tepatnya kemarin, saya mengalami kejadian yang membuat hati saya miris sekaligus membuat saya merasa bersyukur bahwa saya bisa mendapatkan pelajaran baru, dan saya pun masih tidak habis pikir mengapa harus saya yang mengalami, mungkin Allah sudah menggariskan bahwa saya harus mendapatkan pelajaran berharga hari itu lewat seorang ibu yang saya temukan tergolek pingsan di pinggir jalan bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun... masya Allah....


Hari itu rencana saya hanya satu, bertemu dosen di kampus untuk meminta tanda tangan revisi skripsi saya, kemudian saya tidak ada rencana apa-apa lagi, akhirnya saya menghubungi sahabat saya ayu untuk janjian, yah melakukan apa saja lah supaya hari itu tidak sia-sia saya keluar rumah, akhirnya saya menyusul dia ke unisba

Selasa, 25 Mei 2010

My Big Decision to use the hijab






Well....
I'm just an ordinary girl....maybe lil' bit sweet..or lil' bit cute... huahahahahahaha... just kidding.. i just wanna share about my experience, one day when i made a big decision in my life, use the hijab....

Saya adalah seorang anak perempuan yang tumbuh normal, sebagai anak terkecil di keluarga, dengan dua kakak laki - laki yang terpaut jauh usianya dengan saya, memasuki usia sekolah mulai mengenal lawan jenis, dan mulai memoles diri saya, hmm.. mungkin bisa dibilang 'sedikit' bandel yah...hahahaha...

Mengenai keputusan menggunakan hijab, adalah sesuatu yang menjadi pikiran saya selama setahun terakhir sebelum saya memutuskan menggunakan hijab...

Senin, 03 Mei 2010

imperfect human in imperfect world



Menjadi sempurna itu bukanlah suatu pilihan,

karena tidak pernah ada pilihan untuk menjadi sesuatu yang sempurna.

Segala hal yang telah kita alami
adalah pohon - pohon berbuah hikmah
yang akan menjadi bekal kehidupan kita di kemudian hari

Saya menyadari
saya belumlah menjadi seseorang yang teguh hati,
saya tetaplah mahluk banyak cela...
dan saya tetaplah seorang manusia biasa yang selalu memiliki pembelaan diri atas segala hal... saya tidak pernah mau disalahkan..

Ketika detik ini saya terdiam, me-rewind satu persatu kejadian demi kejadian,
sakit saya, luka saya, kebahagiaan saya, jatuh cinta saya, kenakalan saya, yang semuanya tak jarang membenamkan saya dalam sebuah lubang pembebasan,
suatu dimensi kebebasan dimana saya merasa nyaman,
padahal tetap saja itu suatu lubang,

Minggu, 25 April 2010

Tentang Seseorang

Dia yang mengatakan bahwa antara 'sayang' dan 'cinta' itu berbeda . . . .
pernyataan yang sedikit membuat saya berpikir, berarti memang dia tidak benar-benar merasakan apa yang saya rasakan...

Bagi saya, tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan pada dua kata itu secara harfiah, karena dua kata itu memiliki esensi yang sama, yaitu suatu keadaan dimana kita memiliki suatu perasaan peduli pada orang lain, rasa ingin melindungi, rasa ingin selalu bersama dan hal itu (sayang) bisa kita rasakan pada orang - orang terdekat kita misalnya keluarga, sahabat, dan tentunya kekasih... yang membedakannya bagi saya hanyalah bentuk dan kadarnya saja, rasa sayang saya pada orangtua mungkin berbeda dengan rasa sayang saya pada pacar, sesuatu yang tidak bisa saya compare, karena memang bentuknya berbeda. Sama halnya dengan rasa sayang kita terhadap tuhan yang tidak bisa kita bandingkan dengan apapun karena memang itu merupakan perasaan yang bersifat transidental, tidak dapat kita bandingkan dengan apapun juga

Jumat, 23 April 2010

Sebuah Catatan Bodoh

Aku sudah tidak ingin lagi mengeluarkan air mata...
Entah mungkin sudah berapa liter air mata aku tumpahkan sia-sia,
berapa jam waktu yang kubuang percuma, dan berapa kesempatan yang aku lewatkan hanya karena aku habiskan waktuku sedemikian rupa untuk memikirkan dirinya...

Dia yang hanya bisa tertawa bahagia diatas luka yang dia gariskan di dalamRata Penuhlubuk hatiku, tak ada sedikit rasa peduli dan empati pada apa yang aku rasakan...

Letih sudah jangan kau tanya, letih berlari memperjuangkan apa yang menjadi kebahagiaanmu..Letih mengorbankan hidupku, Letih menangisi keadaan, letih tersenyum pahit.. Untuk menutupi keadaan..Sampai - sampai aku tak lagi peduli pada kebahagiaanku sendiri...

Jutaan menit, bahkan mungkin jam kuhabiskan untuk sepotong kisah, yang sangat berarti dalam alur hidupku, seperti sebuah monolog, aku hanya bisa berceloteh sendiri, tanpa dia peduli. Sepotong cerita yang memberiku sesuatu yang berharga. Hikmah yang mungkin akan selalu terekam dalam ingatanku. Ketika kita berlari..menangis...berpeluh...

Rabu, 17 Maret 2010

Jika Wanita Menangis

Jika wanita menangis di hadapan mu,
Itu berarti dia tak dapat menahan nya lagi

Jika kamu memegang tangan nya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersama mu sepanjang hidup mu

Jika kamu membiarkan nya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi diri nya yang dulu
Selamanya..............


Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali di depan orang yang amat dia sayangi
Dia menjadi lemah